Review Film Shazam 2 Fury of The Gods - HBO Max



Shazam berada di posisi yang aneh dalam peta Film-film DC Universe saat Warner Bros, sebagai rumah produksi, mengumumkan mereka mengakhiri Universe yang dibuat oleh Zack Snyder.

Film kedua Shazam flop di bioskop, sampai-sampai film ini muncul lebih cepat di layanan streaming karena tidak laku.

Melanjutkan petualangan Billy Batson sebagai super hero Shazam, dia dan saudaranya menghadapi super vilain dari dunia para dewa. Makanya film ini bertajuk “Fury of The Gods”. Masih dengan tingkah mereka yang jenaka, bintang tamu dari super hero DC lain, dan tema keluarga.

Film ini flop karena banyak faktor. Faktor paling besar karena Warner Bros menghentikan DC Universe yang sebelumnya kita kenal, yaitu Henry Cavil sebagai Superman, Ben Affleck sebagai Batman, dan––masih belum ada kabar pasti––Gal Gadot sebagai Wonder Woman. Wajar kalau penonton tidak melihat “relevansi” Shazam untuk DC Universe yang baru di bawah arahan James Gunn.

Selain itu, film ini juga sengsara karena perangkat plot yang sangat “film”.

Untuk menjawab, apakah film ini worth it untuk ditonton?


Tesalonika W.

I’m a multidisciplinary artist; I write, draw, and design things. I study Japanese literature, humanities and creative robotics. Learn more: tesalonika.com instagram email

Kamu bisa beri komentar sebagai Anonim, NAMA dan URL Medsos, atau akun Google. Tidak ada moderasi komentar di situs kami. Isi komentar pengguna di luar tanggunjawab Moonhill Indonesia.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Pengunjung situs blog ini diangap telah membaca dan setuju dengan disclaimer konten kami.

Mau terus update? Ikuti kami di Telegram, Whatsapp atau langganan surat kabar via email di bawah ini, GRATIS!!!



Jika blog ini bermanfaat, kamu bisa mendukung kreator menghasilkan lebih banyak konten bermanfaat dengan cara memberi donasi.