Ingin Menyerah? Baca Dulu Cerita Ini: Kisah Difabel oleh Eliswati


Ada kalanya, kita merasa beban hidup sangat berat. Mungkin, ada banyak rintangan yang harus kita hadapi untuk meraih mimpi dan cita-cita. 

Kira-kira, di saat seperti itu, bagaimana cara kita menyemangati diri sendiri?



Karya Pertama Eliswati: Kisah Difabel

Beberapa waktu lalu, kami membuka peluang bagi penulis baru untuk dipromosikan di Moonhill.id.

Ada banyak penulis yang mengajukan karya mereka. Tapi, ada satu penulis yang paling menonjol di antara mereka, yaitu, Eliswati, penulis Kisah Difabel.

Sekilas dari latar belakang penulis, Eliswati, S.Pd—atau lebih akrab disapa, Elis—lahir di Karawang pada 1 Desember 1996. 

Kisah ini Elis tulis di waktu senggang di sela-sela pekerjaan. Elis membagikan karyanya lewat platform digital. Karya itu berjudul “Kisah Difabel” dengan genre Non-fiksi Memoar. 

Melalui tulisannya, Elis ingin mengajak pembaca agar lebih bersemangat untuk terus berjuang dan berharap kisahnya dapat memberi manfaat serta inspirasi bagi orang lain.

Sinopsis "Kisah Difabel"

Kisah Difabel yang ditulis oleh Elis, merupakan karya pertama. Kisah Difabel, menceritakan masa kecil dan perjalanan hidup Elis meraih cita-cita. Jadi cerita yang ditulis Elis ini NYATA ya, guys!

Sekarang kita tahu bahwa Elis sudah menjadi orang sukses, mandiri dan berdaya terlepas dari takdirnya sebagai difabel. Namun, untuk sampai ke posisinya sekarang, Elis perlu melalui tantangan hidup yang tidak mudah.

Kisah difabel dimulai dari awal sekali. Saat melihat teman-teman yang lain pergi sekolah, Elis kecil ingin bisa sekolah juga. Mulanya karena penasaran, Elis hanya ingin tahu, apa yang dilakukan anak-anak seusianya di sekolah.

Karena keterbatasan fisik dan finansial, bisa bersekolah bukan hal yang mudah bagi Elis kecil. Ditambah lagi, orang tua Elis yang khawatir, sempat melarangnya bersekolah.

Kira-kira, bagaimana cara Elis menghadapi banyaknya rintangan itu? Apa ya rahasia kesuksesan Elis dalam melalui berbagai keterbatasan hidup? Dan bagaimana Elis bisa menjadi pribadi yang amat optimis menjalani kehidupan?

Nah, kalau jawabannya, kamu perlu baca dan ikuti ceritanya di sini:

{getButton} $text={Baca Kisah Difabel} $icon={link}

Mungkin kisah Elis belum 100% sempurna karena ini masih karya pertama. Tetapi, sebagai penulis baru, Eliswati punya banyak potensi yang bisa dikembangkan.

Supaya Eliswati punya kesempatan untuk mengembangkan bakat menulis serta menginspirasi lebih banyak orang lewat kisah hidupnya, maka, kita sebagai pembaca, bisa mendukung Elis dengan membaca, memberi feedback dan membagikan karyanya pada teman-teman yang lain.

Apa cerita ini worth it untuk dibaca?


Kisah hidup dari Eliswati, seorang penulis difabel, menawarkan cerita nyata yang dapat menginspirasi pembacanya. Kisah Difabel bukan tentang kesulitan hidup yang diromantisasi, namun tentang sudut pandang penulis melihat kehidupan dan merefleksikannya lewat sebuah memoar.

Kami berharap suatu hari akan ada lebih banyak yang mengenal Eliswati, bukan saja sebagai seorang difabel yang sukses, mandiri dan berdaya, tetapi juga sebagai penulis yang berkualitas dan patut mendapatkan apresiasi.

Semoga melalui karyanya, Elis, bisa terus menginspirasi lewat pola pikir dan caranya melihat kehidupan dengan senyum dan ketulusan.
Tesalonika

I write, draw, and design things. I study Japanese literature, humanities and creative robotics. Learn more: tesalonika.com instagram email

Kamu bisa beri komentar sebagai Anonim, NAMA dan URL Medsos, atau akun Google. Tidak ada moderasi komentar di situs kami. Isi komentar pengguna di luar tanggunjawab Moonhill Indonesia.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama
Pengunjung situs blog ini diangap telah membaca dan setuju dengan disclaimer konten kami.

Mau terus update? Ikuti kami di Telegram, Whatsapp atau langganan surat kabar via email di bawah ini, GRATIS!!!



Jika blog ini bermanfaat, kamu bisa mendukung kreator menghasilkan lebih banyak konten bermanfaat dengan cara memberi donasi.