Review Series Netflix "3 Body Problem" atau Trisurya (2024)


Moonhill Indonesia (moonhill.id) - Adaptasi dari novel trilogi asal Tiongkok, digarap oleh produser series "GAME OF THRONES", 3 BODY PROBLEM atau TRISURYA berhasil menjadi perhatian di pekan pertama penayangan perdananya.

Cerita 3 BODY PROBLEM berasal dari trilogi berjudul "REMEMBRANCE OF EARTH'S PAST" atau jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, yaitu "KENANGAN MASA LALU BUMI". Cerita 3 BODY PROMBLEM ditulis oleh CIXIN LIU dalam Bahasa Cina, kemudian diterjemahkan dan diterbitkan dalam Bahasa Inggris.


{tocify} $title={Table of Contents} 

Sinopsis 3 BODY PROBLEM

Dalam series kita diajak melihat masa lalu dan masa sekarang. Di masa lalu, ada seorang wanita bernama YE yang melihat ketidakadilan terus terjadi di sekitarnya. Sementara, di masa sekarang, ada JIN, AUGGIE, WILL, JACK, dan SAUL, sekelompok sahabat yang masih berduka atas kepergian VERA, salah satu teman baik mereka. Semua tokoh di atas adalah ilmuwan.

Selain mereka, ada pula seorang penyidik, DA SHI, yang ditugaskan oleh seorang bernama WADE untuk menyelidiki kematian para ilmuwan yang tidak masuk akal dan terjadi berturut-turut, termasuk kematian VERA.

3 BODY PROBLEM © NETFLIX

Sungguh sulit menceritakan sinopsis serial ini tanpa membocorkan ceritanya. Jadi sampai sana saja yang bisa dijelaskan, agar kita bisa langsung membahas;

Apakah series ini "worth it" untuk ditonton?

Jawaban singkatnya, sangat worth it.  Penting untuk diketahui, saya tidak membaca novelnya atau menonton series adaptasi versi cina-nya. 

Di sini, kita dibawa ke dalam cerita melalui cara yang seru dan tidak bertele-tele. Alur dari kisah ini sungguh menarik, sehingga kita tidak merasa seperti orang bodoh. Kita sama-sama tidak mengerti apa yang sedang terjadi, begitu pula dengan tokoh dalam cerita. Meski pun banyak keanehan, series ini tidak menghabiskan waktu untuk mengurai kebingungan yang sudah sama-sama diketahui, keadaan memang tidak masuk akal, dan mereka tidak menunggu terlalu lama untuk menjelaskannya pada penonton.


Tess Wibisono

Hello there, I’m a multidisciplinary artist; I write, draw, and design things. I study Japanese literature, humanities and creative robotics. instagram email

Kamu bisa beri komentar sebagai Anonim, NAMA dan URL Medsos, atau akun Google. Tidak ada moderasi komentar di situs kami. Isi komentar pengguna di luar tanggunjawab Moonhill Indonesia.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama

Mau terus update? Ikuti kami di Telegram, Whatsapp atau langganan surat kabar via email di bawah ini, GRATIS!!!



Jika blog ini bermanfaat, kamu bisa mendukung kreator menghasilkan lebih banyak konten bermanfaat dengan cara memberi donasi.